

Setelah memikirkan selama beberapa minggu belakangan, akhirnya tadi siang memutuskan untuk membeli Asus EEE PC setelah berkunjung ke toko peralatan kantor tadi dan di sana ternyata stoknya ada dijual dengan harga sekitar 4 juta rupiah.
Setelah terima dari penjualnya sebuah kotak seukuran kotak sepatu (kecil yah), akhirnya sampai juga di rumah
Langsung dibuka, sebuah notebook (subnotebook tepatnya) bertengger di tengah warnanya putih (Asus banyak ngeluarin yang putih yah?)
Di kotaknya tertulis ukuran layarnyanya berdiameter 7 inchi dan beratnya kurang 1 kilo, emang ringan
Setelah baterenya dipasang di belakang, standar plugin laptop terlihat disisi2nya, 3 usb2.0, vga output, audio in dan out, LAN, slot flash card, yang ngga ada cuman colokan buat kabel telpon, rupanya ngga support modem dial up, dan tentu saja ngga ada cd/dvd drive.
Ada terlihat lubang untuk keluarnya panas serta lampu power, batere, akses "harddisk", serta wifi
Trus akhirnya dibuka, tampak layar mini yang 7 inchi itu, dengan resolusi 800 x 480 pixel diapit dua speaker stereo.
Di atasnya bertenger kamera dengan kekuatan 0.3 MP
Akhirnya setelah dicharge, dinyalakan, cukup cepat, setelah setting di sana-sini, akhirnya restart lagi, dalam waktu kurang 10 detik sudah masuk ke sistem operasi Linux ala Asus yang katanya diambil dari Xandros
Koq cepet? soalnya EEE ngga pake harddisk namun pakai flashdisk solidstate yang di seri ini cuman sebesar 4 giga.
Dibantu dengan prosesor Celeron 900MHz dan memori DDR2 512Mb, sudah cukup cepat menjalankan Linux (meskipun windows xp dapat diinstal)
Di desktopnya sendiri diatur secara tab kayak pada menu PDA/ handphone
Tab pertama tentang internet, isinya Web (Firefox), Pidgin Messenger, Skype, KDE WorldClock, serta pengaturan network dan wireless network. Yup, EEE mendukung WiFi.
Beberapa link lain yang disediakan adalah untuk website webmail, google dan googledocs
Tab berikut: Work
Ada aksesoris berisi kalkulator, PIM, dan screencapture, Open Office2.0 Documents, Spreadsheet dan Presentations, Adobe Reader, Thunderbird EMail, File Manager, Longman Dictionary Chinese dan Sticky notes
Tab Learn berisi beberapa aplikasi tabel periodik dan planetarium, mengetik, permainan kata, matematika dan grafis seperti tuxpaint
Tab Play ada beberapa game, media player, music, photo dan video manager, webcam dan sound recorder
Dan tab settings berisi antivirus, voice command serta beberapa program control panel
Serta tab favorit untuk menyatukan semuanya
Secara keseluruhan interfacenya mirip windows xp dengan tab di bawah beserta notifikasi di samping tab.
Kesimpulannya: yup, subnotebook ini emang basic banget, jangan harap main games yang rumit di sini (tapi main Erepublik udah bisa koq, hehe)
kalau untuk kebutuhan kantoran sekedar membuat konsep atau sekedar untuk surfing, sudah amat memadai
bahkan dipakai sebagai laptop kedua yang sangat portable (sedangkan laptop pertama menggantikan fungsi desktop, weh)
keuntungan lainnya adalah harganya yang cukup terjangkau dibanding subnotebook lain, dari fujitsu misalnya (kecuali dibandingkan second)
selain itu respon, booting dan shutdown yang cepat dan jaminan tahan guncangan karena menggunakan solidstate memory sebagai hardisk juga membuatnya lebih ringan
akhirnya tekan tombol shut down, dan dalam waktu kurang dari 5 detik udah mati
(review ini ditulis di laptop toshiba karena masih belum terbiasa mengetik di keyboard sekecil EEE, tombol a dan s masih sering ketuker)