Jump to content


Daftar Obat-obatan Yang Dilarang


  • Please log in to reply
6 replies to this topic

#1 or4ngbi4sa

or4ngbi4sa

    Tukang Oprek Kompie

  • e-supermodz
  • PipPipPipPipPipPipPipPipPip
  • 2,744 posts
  • Gender:Male
  • Location:malang - ID
  • Interests:gunung, buku, musik

Posted 06 July 2006 - 09:58 AM

DAFTAR OBAT DILARANG - SURAT KEPUTUSAN BADAN POM

DIKUTIP DARI SURAT KEPUTUSAN BADAN PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN (BPOM)
REPUBLIK INDONESIA

Dengan ini diberitahukan bahwa produk-produk berikut ini

" TIDAK BOLEH DIKONSUMSI " oleh siapapun dalam wilayah hukum Republik
Indonesia :

OBAT PARAMEX, PRODUKSI PT. KONIMEX

OBAT INZA, PRODUKSI PT. KONIMEX

OBAT INZANA, PRODUKSI PT. KONIMEX

OBAT CONTREX & CONTREXYN, PRODUKSI PT.TEMPO SCAN PACIFIC

HEMAVITON ENERGY DRINK, PRODUKSI PT.TEMPO SCAN PACIFIC

HEMAVITON ACTION, PRODUKSI PT. TEMPO SCAN PACIFIC

BODREX & BODREXYN, PRODUKSI PT.TEMPO SCAN PACIFIC

NATUR E, DIEDARKAN OLEH PT. WIGO HOSLAB

SUPER TETRA, DIEDARKAN OLEH PT. WIGO HOSLAB

STOP COLD, DIEDARKAN OLEH PT. WIGO HOSLAB

Alasan:

1. Jumlah Prosentase PPA-nya lebih dari 15%

2. Telah terjadi bencana kematian sebanyak 13 orang di Cianjur, 2
orang di Palangkaraya, 15 orang di Palu, dan 20 orang di Jayapura karena
meminum obat-obatan diatas.

3. Obat-obatan di atas mengandung racun yang amat berbahaya bagi
produksi reproduksi tubuh manusia dalam hal ini kualitas sperma dan
kualitas sel telur.

4. Obat-obatan diatas tidak bisa dikembalikan ke
distributor/pabriknya bila rusak dan itu berbahaya bagi pembeli yang
mengkonsumsinya.

5. Obat-obatan itu telah diproduksi secara tidak higienis di
pabrik-pabriknya.

Demikian pemberitahuan kami. Sekian dan terimakasih.

Drs. H. Sampurno, M.B.A.

Kepala Badan POM

note : buat teman`s tolong di-cek kebenaran berita ini

#2 volron

volron

    modz e-health

  • e-modz
  • PipPipPipPipPipPipPipPipPip
  • 3,680 posts
  • Gender:Male
  • Location:Samarinda
  • Interests:volron possesses an interesting balance of hemispheric and sensory characteristics, with a slight right-brain dominance and a slight preference for visual processing.<br /><br />google talk: isnuwardana di gmail dot com<br />skype: isnuwardana

Posted 06 July 2006 - 11:07 AM

Hoax ... bahkan cenderung black campaign deh ...

OBAT PARAMEX, ngga ada PPA-nya

OBAT INZA, ada PPA-nya seh, tapi dosisnya sudah diturunkan 12,5

OBAT INZANA, ngga ada PPA-nya

OBAT CONTREX (ada PPA-nya tapi dosisnya juga udah turun, 12,5) & CONTREXYN (ngga ada PPA-nya)

HEMAVITON ENERGY DRINK, mungkin ini mikir kafeinnya, tapi masih wajar kadarnya

HEMAVITON ACTION, idem ...

BODREX & BODREXYN, ngga ada PPA-nya

NATUR E, vitamin E, baik-baik aja tuh ...

SUPER TETRA, wah, ini kan antibiotik yang bagus buat infeksi perut, tapi memang ngga boleh dikonsumsi bayi dan anak-anak karena merusak gigi ...

STOP COLD, kagak ada PPA-nya

Alasan

1. Jumlah Prosentase PPA-nya lebih dari 15% ketahuan yang nulis kagak ngerti obat, mestinya nulisnya 15 mg, memang sekarang dosis anjurannya 12,5 mg

2. Telah terjadi bencana kematian sebanyak 13 orang di Cianjur, 2 orang di Palangkaraya, 15 orang di Palu, dan 20 orang di Jayapura karena meminum obat-obatan di atas. Bencana apa? Kalo minum PPA dosis tinggi bisa timbul resiko stroke, tapi pasti kejadiannya menyebar, ngga kayak keracunan seperti di atas ...

3. Obat-obatan di atas mengandung racun yang amat berbahaya bagi produksi reproduksi tubuh manusia dalam hal ini kualitas sperma dan kualitas sel telur. ya jelasin dong bahan apa? tetrasiklin? itu memang merusak gigi anak-anak, makanya ngga boleh diresepkan buat anak-anak... lah super tetra kan obat keras, ngga boleh diberi tanpa resep ....

4. Obat-obatan di atas tidak bisa dikembalikan ke distributor/pabriknya bila rusak dan itu berbahaya bagi pembeli yang mengkonsumsinya. yah masak seh, pasti lah mereka mau nerima kalo ternyata memang rusak, kan jaminan keamanan konsumen... lain halnya kalo kadaluarsa ...

5. Obat-obatan itu telah diproduksi secara tidak higienis di pabrik-pabriknya. emang yakin alasannya begini?

note : buat teman`s tolong di-cek kebenaran berita ini
View Post

Kurang kerjaan aja ...  e1.gif.gif" style="vertical-align:middle" emoid="/e1" border="0" alt="e1.gif" />.gif" style="vertical-align:middle" emoid="/e1" border="0" alt="e1.gif" />
Who are You?
What do You want?
Where are You going?
Who do You serve?
Who do You trust?

#3 volron

volron

    modz e-health

  • e-modz
  • PipPipPipPipPipPipPipPipPip
  • 3,680 posts
  • Gender:Male
  • Location:Samarinda
  • Interests:volron possesses an interesting balance of hemispheric and sensory characteristics, with a slight right-brain dominance and a slight preference for visual processing.<br /><br />google talk: isnuwardana di gmail dot com<br />skype: isnuwardana

Posted 06 July 2006 - 11:09 AM

QUOTE(Tempointeraktif)
Awas, Edaran Palsu SK Badan POM Beredar

Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) menegaskan bahwa pihaknya tidak mengeluarkan surat keputusan tertanggal 15 September 2001 tentang Larangan Konsumsi Beberapa Produk Obat.

Berdasarkan selebaran yang beredar, nama obat tersebut, Paramex, Inza, dan Contrex, Hemaviton, Natur E, dan Super Tetra. Alasannya, produk-produk tersebut mengandung kadar phenil propanolamine (PPA) di atas 15 mg.

Menurut Humas Badan POM Irhama, SK tersebut tidak benar karena Kepala Badan POM tidak pernah mengeluarkannya. "SK tersebut hanya main-mainan orang yang tidak jelas," ujarnya pada Koran Tempo.

Dua hari lalu, tersebar surat edaran palsu yang menyebutkan bahwa beberapa merek obat seperti tertulis di atas, diperintahkan untuk ditarik oleh Badan POM. Surat tersebut meragukan, karena tidak ditandatangani Kepala Badan POM Sampoerno. Selain itu, surat keputusan tersebut juga tidak memuat nomor surat.

Irhama mengaku sudah mendengar tentang surat edaran palsu itu. "Saya sudah tahu, dan menjawabnya melalui situs kami."

Ketua Umum Indonesian Pharmaceutical Watch (IPhW) Amir Hamzah Pane juga menegaskan, produk obat-obatan yang kadar PPA-nya di atas 15 mg tidak mungkin masih beredar di pasaran. Kalaupun pernah ada, semua produk tersebut sudah ditarik.

"Badan POM sudah berikan surat peringatan. Kejadiannya juga sudah lama, awal tahun ini. Saya kira sudah tidak ada lagi obat-obatan yang kadar PPA di atas15 mg di pasaran. Sebab, para perusahaan farmasinya pun sudah tidak mau memasarkan produk tersebut," katanya.

Zat PPA banyak dipergunakan pada obat flu. Fungsinya, sebagai pelega hidung atau tenggorokan. Menurut aturan Food Drug Administration (FDA), kadar PPA paling tinggi 12,5 mg, karena lebih dari itu dinilai bisa membahayakan pemakainya.

Sebelumnya, Koran Tempo mendapat surat elektronik (e-mail) yang berisi SK Badan POM tanpa nomor surat tertanggal 15 September 2001. Surat itu menyebutkan, obat-obatan seperti Paramex, Inza, Inzana, Contrex-Contrexin, Bodrex-Bodrexin, dan Stop Cold tidak boleh dikonsumsi karena memiliki kadar PPA lebih dari 15 mg.

Alasan lainnya, telah terjadi kematian sebanyak 13 orang di Cianjur, 2 orang di Palangkaraya, 15 orang di Palu, dan 20 orang di Jayapura akibat mengonsumsi obat-obatan tersebut. Selanjutnya, tulis surat itu, obat tersebut mengandung racun amat berbahaya bagi reproduksi manusia, yakni mempengaruhi kualitas sperma dan sel telur. (syakur)

http://www.tempointeraktif.com/kliniknet/info/20092001-1.htm

Who are You?
What do You want?
Where are You going?
Who do You serve?
Who do You trust?

#4 volron

volron

    modz e-health

  • e-modz
  • PipPipPipPipPipPipPipPipPip
  • 3,680 posts
  • Gender:Male
  • Location:Samarinda
  • Interests:volron possesses an interesting balance of hemispheric and sensory characteristics, with a slight right-brain dominance and a slight preference for visual processing.<br /><br />google talk: isnuwardana di gmail dot com<br />skype: isnuwardana

Posted 06 July 2006 - 11:13 AM

Tapi kalo saya seh, memang ngga mau lagi deh minum obat yang mengandung phenyl propanol amin (PPA) dalam kadar apa pun kalo lagi pilek e8.gif.gif" style="vertical-align:middle" emoid="/e8" border="0" alt="e8.gif" />.gif" style="vertical-align:middle" emoid="/e8" border="0" alt="e8.gif" />

Mending minum antihistamin aja deh ... CTM murah koq ...

Kecuali kalo terpaksa ... huhu
Who are You?
What do You want?
Where are You going?
Who do You serve?
Who do You trust?

#5 erwinkiting

erwinkiting

    Modz e-campus

  • e-modz
  • PipPipPipPipPipPipPip
  • 1,115 posts
  • Gender:Male
  • Location:Samarinda
  • Interests:Tukang Coding Delphi

Posted 06 July 2006 - 11:28 AM

om volron kalau kita kena flu bagusnya obat apa yang di pasarkan bebas?
selama ini kebiasaan saya minum Paracetamol dan CTM aja, kira2 berbahaya gak ya?

#6 volron

volron

    modz e-health

  • e-modz
  • PipPipPipPipPipPipPipPipPip
  • 3,680 posts
  • Gender:Male
  • Location:Samarinda
  • Interests:volron possesses an interesting balance of hemispheric and sensory characteristics, with a slight right-brain dominance and a slight preference for visual processing.<br /><br />google talk: isnuwardana di gmail dot com<br />skype: isnuwardana

Posted 06 July 2006 - 06:34 PM

QUOTE(erwinkiting @ Jul 6 2006, 11:28 AM)
om volron kalau kita kena flu bagusnya obat apa yang di pasarkan bebas?
selama ini kebiasaan saya minum Paracetamol dan CTM aja, kira2 berbahaya gak ya?
View Post


Bahaya kalo lagi nyetir, lagi melakukan operasi, lagi jagain penjara, hehe ro_emote_heh.gif

Soalnya CTM bikin ngantuk .. gitu aja. Ntar nabrak, atu salah potong, atau malingnya kabur ....   e8.gif.gif" style="vertical-align:middle" emoid="/e8" border="0" alt="e8.gif" />.gif" style="vertical-align:middle" emoid="/e8" border="0" alt="e8.gif" />

Memang PPA ngga bikin ngantuk seperti CTM, tapi sudah ada alternatifnya yang juga ngga bikin ngantuk seperti pseudoefedrin, dan kalau mau tahan bisa juga pake efedrin ...

Obat pilek yang segolongan sama CTM ada juga yang kurang begitu ngantuk, tapi agak mahal, misalnya Incidal ...
Who are You?
What do You want?
Where are You going?
Who do You serve?
Who do You trust?

#7 or4ngbi4sa

or4ngbi4sa

    Tukang Oprek Kompie

  • e-supermodz
  • PipPipPipPipPipPipPipPipPip
  • 2,744 posts
  • Gender:Male
  • Location:malang - ID
  • Interests:gunung, buku, musik

Posted 08 July 2006 - 07:57 PM

thanks buat mr. volron...soalnya saya jg kadang2 masih minum hemaviton energy drink itu....mungkin aja sumber postingan ini dari pesaing2 bisnis...biasalah...




1 user(s) are reading this topic

0 members, 1 guests, 0 anonymous users